Dijual dengan harga Rp2.999.000, moto g57 POWER hadir sebagai ponsel menengah yang ingin memberikan pengalaman lengkap tanpa harus menguras kantong. Dari baterai besar, desain premium, sampai dengan performa yang cukup mumpuni, Motorola sepertinya berusaha keras membuat perangkat ini cocok untuk aktivitas harian, baik untuk kerja, hiburan, ataupun fotografi. Hanya saja, seperti kebanyakan ponsel di kelas harganya, moto g57 POWER memiliki sisi terang dan sisi gelap. Yuk, kupas lebih jujur.
1. Baterai 7.000mAh: Tahan Lama, Isi Cepat, dan Awet

Sebagaimana namanya, “POWER” benar-benar jadi andalan utama. Moto g57 POWER dibekali dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh dalam bodi yang hanya setebal 8,6 mm, cukup mengesankan. Banyak ponsel di kelas serupa masih ada di kisaran 5.000–6.000 mAh. Dengan adanya teknologi silikon karbon, kapasitas besar ini bisa dimasukkan tanpa membuat ponsel jadi tebal atau berat.
Motorola mengklaim baterainya tahan sampai 60 jam pemakaian, yang artinya kamu bisa memakai selama dua hingga tiga hari tergantung intensitas. Dan walau kapasitasnya besar, pengisian tetap cepat dengan adanya dukungan 30W TurboPower. Tak ketinggalan, fitur Battery Care 2.0 membantu menambah panjang umur baterai dengan mengatur pola pengisian secara cerdas, jadi performa baterai tetap stabil bahkan sesudah setahun pemakaian.
2. Desain Premium yang Terasa Mewah

Untuk harga di bawah Rp3 juta, desain moto g57 POWER terasa premium. Bagian belakangnya memakai kulit vegan yang memberi kesan elegan sekaligus nyaman di genggaman. Rangka polikarbonatnya dibuat melengkung, menjadikan ponsel ini enak digenggam walau layarnya besar.
Warnanya pun bukan asal pilih, Motorola bekerja sama dengan PANTONE untuk memberikan tiga pilihan estetis: Corsair, Fluidity, dan Regatta. Tapi yang lebih penting, desainnya bukan hanya indah, melainkan juga tangguh. Layarnya dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, yang tahan benturan sampai 3 kali lebih kuat dari generasi sebelumnya.
Perangkat ini juga sudah lulus uji ketahanan MIL-STD-810H, artinya ia siap menghadapi suhu ekstrem, getaran, sampai ketinggian tinggi. Ditambah sertifikasi IP64, moto g57 POWER tahan debu dan cipratan air, jadi aman walaupun kehujanan ketika di luar ruangan.
3. Performa Cukup untuk Aktivitas Harian

Moto g57 POWER merupakan ponsel pertama di dunia yang memakai Snapdragon 6s Gen 4, chipset baru dari Qualcomm berbasis proses 4nm. Arsitekturnya mengombinasikan inti Cortex-A78 dan A55 dengan kecepatan sampai 2,4 GHz, memberikan kenaikan performa sekitar 27% dibanding generasi sebelumnya.
Dalam pengujian AnTuTu v10, skornya tembus 600 ribu+, angka yang sangat baik untuk kelas harga ini. Artinya, kamu bisa multitasking, buka aplikasi berat, atau main game ringan tanpa lag berlebihan. Untuk keperluan sehari-hari seperti media sosial, streaming, dan kerja kantoran, performanya cukup lancar.
4. Kamera Lengkap untuk Harga Rp3 Jutaan

Di sektor kamera, moto g57 POWER tampil solid. Kamera utamanya memakai sensor Sony LYT-600 beresolusi 50MP, yang dikenal punya kemampuan menangkap cahaya baik di situasi gelap. Dilengkapi lensa ultrawide 8MP dengan sudut pandang 119,5°, kamu bisa bebas memotret lanskap atau grup teman tanpa harus mundur jauh.
Ada juga fitur unik: 2-in-1 Light Sensor, yang bukan hanya membaca cahaya sekitar tapi juga mendeteksi kedipan, bermanfaat ketika memotret di kondisi minim cahaya. Hanya saja, kamera depannya hanya 8MP, cukup standar untuk video call atau selfie, tapi tidak istimewa.
Untuk video, semua kamera mendukung rekaman 2K @30fps. Kamera utama bahkan dapat merekam 1080p @60fps, memberi gerakan lebih halus, pas buat konten kreatif.
5. Layar 120Hz dengan Kecerahan Tinggi
Layar 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ (2400 x 1080) tampak tajam dan luas. Walaupun masih memakai panel IPS (bukan AMOLED), tingkat kecerahannya mencapai 1.050 nit, cukup untuk dipakai di bawah terik matahari.
Ada yang lebih menarik, layarnya mendukung refresh rate adaptif 30–120Hz. Artinya, animasi tampak sangat mulus ketika scrolling atau main game, tapi bisa turun ke 30Hz ketika baca e-book agar lebih hemat baterai.
6. Audio dan Multimedia yang Komplet
Moto g57 POWER masih setia melengkapi perangkat ini dengan jack audio 3,5mm, langka di era sekarang. Kamu bisa langsung pasang earphone kabel tanpa adaptor. Untuk suara, ia memiliki speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos, memberi efek audio 3D yang imersif.
Perangkat ini juga sudah bersertifikasi Hi-Res Audio, artinya mampu memutar musik dengan kualitas tinggi, pas buat penikmat audio.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Walau banyak kelebihan, ada dua kekurangan signifikan. Pertama, tidak ada slot microSD. Kamu hanya dapat mengandalkan penyimpanan internal 256GB (dengan RAM 8GB), cukup besar, tapi tidak dapat diperluas. Untuk pengguna yang sering menyimpan video 4K atau game besar, ini bisa jadi batasan.
Kedua, dukungan pembaruan sangat singkat: hanya 1 kali pembaruan sistem utama dan 3 tahun pembaruan keamanan. Padahal, banyak kompetitor di kelas serupa menawarkan 2–3 tahun dukungan OS. Mneariknya, ponsel ini langsung pakai Android 16 sejak awal, jadi masih relevan untuk 2–3 tahun ke depan.
Antarmukanya juga sangat bersih, mirip Android murni, minim iklan dan bloatware. Ini nilai plus buat kamu yang suka tampilan simpel dan performa stabil.
Bisa dikatakanMoto g57 POWER ini ponsel menengah yang nyaris sempurna untuk harganya. Baterai besar, desain premium, performa cukup, layar mulus, dan audio lengkap, semua itu ditawarkan di bawah Rp3 juta. Tapi kekurangan di sisi ekspansi memori dan masa pembaruan sistem patut jadi perhitungan.
Kalau kamu perlu ponsel tahan lama, awet, dan nyaman dipakai sehari-hari tanpa ribet, moto g57 POWER layak masuk daftar. Tapi kalau kamu perlu pembaruan jangka panjang atau penyimpanan eksternal, mungkin perlu lihat opsi lain.
Semoga bermanfaat dan terus pantau situs ini untuk info lainnya. Salam semangat!

Leave a Reply