Santan kelapa adalah salah satu bahan masakan yang sering digunakan untuk berbagai masakan sehari-hari, seperti sayur lodeh, sayur tahu santan, atau sayur gori nangka. Meski sering digunakan dalam berbagai resep, banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara menyimpan santan di kulkas dengan benar agar tetap awet dan tidak cepat basi. Jika santan tidak disimpan dengan baik, kualitasnya bisa menurun dalam waktu singkat. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara menyimpan santan agar tetap segar dan tahan lama. Simak cara-caranya berikut ini!
1. Simpan Santan dalam Wadah Tertutup

Santan yang disimpan di kulkas perlu dijaga agar tetap terhindar dari udara dan kotoran. Oleh karena itu, cara pertama yang paling penting adalah menyimpan santan dalam wadah tertutup. Menggunakan wadah yang rapat akan menghindari santan terkontaminasi dengan udara luar, sehingga kualitasnya tetap terjaga lebih lama. Pastikan untuk menggunakan wadah yang bersih dan kering sebelum memasukkan santan ke dalamnya. Jika santan terpapar udara terlalu lama, bakteri bisa tumbuh dengan cepat dan membuatnya cepat basi.
2. Pisahkan Santan dalam Porsi Kecil

Jika santan yang kamu buat terlalu banyak, sebaiknya simpan dalam beberapa wadah kecil, bukan satu wadah besar. Ini lebih praktis dan efektif untuk mencegah pemborosan. Ketika kamu menyimpan santan dalam satu wadah besar, setiap kali membuka dan menutupnya, bakteri dari udara bisa masuk dan mempercepat proses pembusukan. Dengan memisahkannya ke dalam porsi kecil, kamu hanya perlu membuka satu wadah kecil saat ingin digunakan, sehingga sisa santan tetap aman dan awet. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan cetakan es batu atau kantong plastik kecil untuk menyimpan santan dalam porsi lebih kecil.
3. Siram Kelapa Parut dengan Air Hangat

Jika kamu membeli kelapa parut dan membuat santan sendiri, ada cara tertentu yang bisa membuat santan lebih awet. Setelah kelapa diparut, siram kelapa parut dengan air panas (bukan air mendidih), lalu biarkan sampai dingin. Setelah itu, peras kelapa untuk menghasilkan santan. Langkah ini akan membantu mengurangi kandungan bakteri pada santan, sehingga santan lebih awet ketika disimpan di kulkas. Pastikan santan yang kamu buat benar-benar dingin sebelum disimpan di dalam kulkas agar tidak cepat rusak.
4. Tambahkan Sedikit Garam pada Santan

Santan bisa lebih tahan lama dengan menambahkan sedikit garam ke dalamnya. Garam diketahui memiliki kandungan antibakteri yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada santan. Cukup tambahkan sedikit garam ke dalam santan, lalu aduk hingga merata. Setelah itu, simpan santan dalam wadah tertutup dan letakkan di dalam kulkas. Namun, perlu diperhatikan untuk tidak menambahkan garam terlalu banyak, karena bisa mengubah rasa santan yang akan digunakan dalam masakan. Metode ini cukup efektif untuk memperpanjang masa simpan santan.
5. Tambahkan Daun Pandan untuk Aroma Segar

Bila kamu ingin santan tetap segar dengan aroma yang harum, kamu bisa menambahkan daun pandan ke dalam santan sebelum menyimpannya di kulkas. Daun pandan dapat membantu menjaga aroma santan tetap segar dan alami. Namun, pastikan untuk mencuci daun pandan terlebih dahulu hingga bersih, lalu keringkan agar tidak menambah kelembapan pada santan. Setelah itu, masukkan daun pandan yang sudah dibersihkan ke dalam wadah santan dan simpan di kulkas. Metode ini sangat cocok untuk santan yang akan digunakan dalam masakan manis ataupun gurih, karena akan menambah kesegaran aroma santan.
6. Merebus Santan Sebelum Menyimpannya
Untuk menjaga kualitas santan dan mencegah cepat basi, kamu bisa merebus santan terlebih dahulu sebelum menyimpannya di kulkas. Merebus santan membantu mengurangi kandungan kuman atau bakteri yang ada pada santan, karena bakteri akan mati pada suhu tinggi. Pastikan saat merebus santan, kamu terus mengaduknya agar santan tidak pecah. Jika santan pecah, teksturnya akan berubah menjadi bergerindil, dan rasa serta kualitasnya juga akan menurun. Setelah santan direbus, biarkan dingin sebelum memasukkannya ke dalam wadah tertutup dan simpan di kulkas.
7. Aduk Santan Secara Rutin
Santan yang disimpan di kulkas bisa mengalami pemisahan antara air dan lemaknya. Ini adalah hal yang wajar terjadi, tetapi jika dibiarkan begitu saja, tekstur dan kualitas santan bisa berubah. Oleh karena itu, kamu perlu mengaduk santan secara rutin setiap beberapa jam agar santan tetap memiliki konsistensi yang lembut dan menyatu. Jika santan sudah terpisah menjadi lapisan air dan lemak, kamu bisa sedikit menghangatkannya sebelum diaduk untuk memudahkan proses pencampuran. Mengaduk santan secara rutin ini akan membantu menjaga kualitas dan kesegaran santan lebih lama.
8. Membekukan Santan
Jika kamu ingin menyimpan santan dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa khawatir kualitasnya menurun, cara terbaik adalah dengan membekukannya. Santan yang dibekukan bisa bertahan hingga beberapa bulan, karena bakteri tidak bisa berkembang dalam suhu beku. Untuk membekukan santan, bagi santan ke dalam porsi kecil, misalnya sekitar 100 ml per kantong plastik, kemudian simpan kantong-kantong tersebut di dalam freezer. Saat kamu membutuhkan santan, ambil saja satu kantong, lalu biarkan mencair di suhu ruang atau dengan memanaskannya sedikit. Meskipun proses pencairan memerlukan waktu, cara ini sangat efektif untuk menyimpan santan dalam jangka panjang.
Dengan beberapa cara sederhana ini, kamu bisa menyimpan santan di kulkas dengan lebih baik dan menjaga kualitasnya agar tetap awet. Selain itu, menyimpan santan dengan benar juga membantu mencegah pemborosan, karena kamu hanya akan menggunakan santan sesuai kebutuhan tanpa mengganggu sisa santan yang ada. Namun, jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi santan sebelum digunakan. Jika rasanya berubah atau ada tanda-tanda pembusukan, lebih baik untuk membuangnya dan membuat santan baru. Semoga panduan ini membantu kamu untuk menyimpan santan dengan lebih efisien dan menjaga kualitas masakanmu! Terus pantau situs ini untuk tips lainnya. Salam semangat!
Leave a Reply